Sunday, July 26, 2020

, , , , , , , , ,

Makna Hidup, Lahir Dari Ilmu Pendaki Gunung


 "The Only Source Of Knowledge is Experience - Albert Einstein"
Credit Canva
Blog Buntik - Menurut Wikipedia, Alam mengacu kepada fenomenal dunia fisik dan kehidupan secara umum. Study tentang alam adalah bagian besar dari ilmu pengetahuan. Alam membuat manusia menjadi ilmu pasti tentang kehidupan.

saya sudah berkecimpung dengan alam, sedari duduk di bangku sekolah kelas 10. Berawal dari sebuah minat besar dalam hati, yang memacu adrenalin saya dalam setiap melakukan latihan. Zaman dulu pencinta alam di sekolah saya, sangat populer dari Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera). 2hari dalam seminggu, adalah latihan rutin untuk semua anggota baru. Dan setelah itu, akan ada beberapa pelantikan untuk kenaikan status pemula menjadi senior.

Dimulai dari pelantikan awal yang dilakukan di salah satu gunung Jawa Barat, yaitu Gunung Pangrango. Banyak pelajaran yang saya dapatkan, sebelum melakukan pelantikan tersebut. Saya dibekali beberapa pelatihan dasar untuk pemula, agar pendaki pemula tidak kaget melakukan kegiatan yang penuh resiko ini.

Energi yang terbuang sangatlah banyak dalam proses pelatihannya. Disini, saya mulai merasakan bahwa inilah sebuah proses untuk masa depan. Ibarat kita punya keinginan, inilah yang disebut proses sulit terlebih dahulu sebelum kita merasakan bahagia setelah pencapaiannya.
 Pepatah mengatakan :
│Berakit-rakit kehulu, bersenang-senang kemudian

Source Canva
inilah beberapa pelajaran dari pendaki gunung, yang bisa diterapkan dalam kehidupan, sampai saat ini :
1. Menyusunan rencana sampai puncak
Sebelum saya mendaki gunung, persiapan yang paling utama adalah, menyiapkan mental dan kondisi badan, menyiapkan logistik yang cukup, persiapan peralatan yang dibawa untuk di gunung, dan sampai merencanakan jalur perjalanan yang akan ditempuh sampai puncak. Kalian bisa lihat, kondisi ini diibaratkan kepada hidup kita sehari-hari. Sama halnya dalam kehidupan, perlu mempersiapkan segalanya untuk mencapai kesuksesan. Dengan perencanaan yang matang, saya akan mudah mencapai puncak kesuksesan.

2. Tetap berjalan maju selangkah demi selangkah, walau terasa berat
Saat mendaki gunung, pasti selalu ada rintangan yang dirasakan, mulai dari tenaga dan mental menjadi lemah. Apalagi melihat jalur pendakian, yang menanjak dan berliku-liku. Karena saya percaya dibalik itu ada keindahan alam yang menenangkan. 
Walaupun terasa semakin berat dalam menjalankannya, tetapi saya tetap berjalan maju selangkah demi selangkah sampai puncak gunung. Inilah seni yang menjadi nikmat tersendiri. Bagi saya, ini bukan semata karena hobby. Inilah bagian dari hidup saya. Begitu pula jika dikehidupan nyata, bahwa hidup manusia tidak akan ada yang berjalan mulus, selalu ada rintangan dari perjalanan hidup. Bagaimana saya menerapkan kesabaran saya, yang terpenting saya tetap melangkah maju dan menghadapi setiap rintangan yang ada. 

3. Menguatkan Karakter Diri dan Mendapatkan Manusia yang dapat dipertahankan
Semakin tinggi saya mendaki, semakin indah pemadangan yang akan saya nikmati. Semakin banyak tantangan yang saya selesaikan, semakin besar juga karakter dalam diri saya. Saya lebih memahami tentang arti kehidupan, kesabaran, kerja keras, dan belajar menghargai hal kecil dalam kehidupan. Pernah mendengar, jika seorang pendaki akan terlihat karakter aslinya pada saat mendaki ? ungkapan itu benar adanya, banyak orang yang akan terlihat sifat dan karakter aslinya, hal ini karena faktor jarak yang jauh dan sulit. Dan disaat inilah saya lebih paham siapa saja orang yang selalu ada untuk saya dalam keadaan sulit, sedih, dan terus mendukung saya menjadi orang yang lebih baik lagi. Dan mereka-merekalah yang saya pertahankan sampai saat ini.

4. Selalu bersyukur
Setelah mencapai puncak, bahagia dan merasa kecil itulah, yang akan dirasakan oleh setiap pendaki. Rasa syukur yang menjadi kunci kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup saya, walaupun dalam posisi tersulit. Karena tanpa rasa syukur, hidup saya akan terasa hampa meskipun kesuksesan telah saya raih.

Inilah pelajaran yang saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari saya. Pelajaran pendakian yang saya lakukan, membuahkan hasil yang baik untuk saat ini dan kedepannya. Saya akan terapkan juga ke anak dan cucu saya. 

Semoga pengalaman hidup saya ini bisa menjadi motivasi kalian. Jadilah manusia yang membawa manfaat untuk manusia lainnya.  Tidak hanya untuk keluarga inti, tetapi untuk semua orang.





Let's Be Friends !
See you next blog


Continue reading Makna Hidup, Lahir Dari Ilmu Pendaki Gunung

Saturday, July 25, 2020

,

Belajar Merendah Tetapi Tidak Rendahan

 "Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever - Mahatma Gandhi"

By Canva
Terlihat sangat sombong ketika kita mencoba mengakui bahwa kita ini tau segalanya. Yup, tidak semua manusia diciptakan pintar, semua yang dilalui adalah proses pembelajaran. Saya, anda, dan kalian semua bentuk dari ketidakpintaran. Tetapi kita dapat memperoleh apa yang diinginkan, dengan kemampuan dari diri masing-masing.

Proses pembelajaran inilah yang membuat kita makin mengerti, untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang lebih dari seseorang. Pengalaman saya, pada saat dalam forum diskusi. Ada beberapa temen yang memotong pembicaraan dalam forum, padahal pembicara belum selesai menjelaskan. Dan beberapa kali dia selalu membantu pembicara tersebut. Entah maksudnya menambahkan atau memang ingin menunjukan bahwa dia tau segala hal yang sedang dijelaskan.

Jika dilihat dari perilaku yang dimiliki, memang dia sangat mengetahui yang sedang dibahas oleh pembicara. Dengan perilaku tersebut saya masih bisa terima, tetapi ketika berulang-ulang, ko jadi semakin risih ya. Ternyata bukan hanya saya saja yang merasakan ketidaknyamanan. Pembahasan masih berlangsung kurang lebih 1jam kedepan, akhirnya saya mencolek dia untuk menghentikan tidak memotong pembicara saat beliau menjelaskan, kebetulan duduk bersebelahan oleh saya.

Tetapi dia masih saja melanjutkan perilaku yang tidak mengenakan itu. Setelah selesai forum, saya sampaikan ke dia untuk tidak mengulanginya. Karena yang dilakukan tidak membuat orang lain nyaman. Perasaan tidak enak, tetap saya sampaikan. Karena tidak baik secara pribadi maupun orang lain. Pengalaman seperti itulah yang menjadi pelajaran bagi hidup saya secara pribadi.


Contoh Diskusi dengan teman
Semenjak kejadian itu, saya selalu menanamkan sikap "seperti gelas kosong" saat berdiskusi. Setiap ilmu yang diberikan pastinya selalu ada yang berbeda, saya akan menyimpan ilmu baru yang belum saya dapatkan. Walaupun beberapa ilmu yang disampaikan, saya sudah paham. Tetapi saya compare dengan ilmu yang sebelumnya sudah saya dapatkan. 

Lebih baik merendah tetapi bukan rendahan. Kebanding terlihat sombong dengan cara kita memotong dan membandingkan ilmu kita dengan orang lain. Sikap seperti itulah yang akan membunuh karekter kita menjadi predikat si sombong dan sok pintar. Sebaiknya mengambil hikmah dari setiap kejadian yang pernah dimiliki. Dan lebih banyak intropeksi diri, bukan malah menanamkan rasa bangga, bahwa kita tahu semua tentang ilmu yang di dapat.



Let's be friends!

See you on the next blogpost.






Continue reading Belajar Merendah Tetapi Tidak Rendahan

Saturday, July 18, 2020

, , ,

Curug Cipamingkis, Pemikat Jodoh



Bogor, Jawa Barat masih menjadi primadona para pelancong yang ingin berwisata. Wilayah yang sejuk dengan pemandangan yang indah menjadi salah satu alasan para wisatawan selalu ingin datang ke tempat ini. Tidak pernah bosan ketika kita sudah menyambanginya, ada rasa ingin balik kembali. Wilayah Bogor, Jawa Barat memang telah dikenal sebagai wilayah wisata alam. Banyak wisata alam yang disuguhkan oleh wilayah ini.

Contohnya saja curug nama lain air terjun, wisata alam ini selalu membuat para pengunjung ingin berlama-lama untuk merasakan kesejukkan airnya. Banyak sekali curug yang terdapat di Bogor, Jawa Barat. Untuk kali ini Curug Cipamingkis menjadi pilihan destinasi saya. Curug yang berada di Bogor II, Jawa Barat ini menyunguhkan pemandangan yang sangat indah dan memiliki udara lebih sejuk.

Pengertian Curug Cipamingkis
Curug adalah sebutan lain dari air terjun. Cipamingkis adalah nama air terjun yang berasal dari kata pamungkas. Curug yang berlokasi tidak jauh dari pusat kota bekasi, memberikan kenangan yang tidak bisa saya lupakan. Karena curug yang saya kunjungi sangatlah bagus pemandangannya dan airnya pun masih bening, belum tercemar oleh limbah kimia.

Curug Cipamingkis terletak di desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa
Barat. Wisata alam Curug Cipamingkis memiliki luas 16,50 Hektar. Destinasi ini, dikelola oleh Perum Perhutani dan LMDH. Suhu udara cukup dingin berkisar 18-20 derajat celcius, dikarenakan
curug ini berada pada ketinggian 900 meter mdpl. dan memiliki pemandangan yang indah dan
mempesona.
Dok. tikaprastyoo
Menurut penduduk disana Curug Cipamingkis adalah salah satu curug yang mitosnya sebagai curug pemikat jodoh. Jika kalian muda-mudi yang mendatangi curug tesebut akan terikat sampai jenjang
pernikahan. Benar saja, setelah saya sampai di lokasi curug banyak sekali muda mudi yang
berdatangan. Saat saya kesana, tidak banyak pengunjung yang datang. Menurut penjaga tiket, selama dibuka kembali tempat wisata curug terlihat agak sepi dari hari-hari sebelum pandemi.
Penurunan pengunjung memang sangat jelas terlihat, di area parkiran kendaraan terlihat hanya beberapa saja tidak sebanyak sebelum ditutup.

Rute Menuju Curug Cipamingkis
Banyak rute yang dapat dilalui menuju Curug Cipamingkis, misalkan dari arah :

Jakarta
Rute dari Jakarta tidaklah sulit. Bagi kalian pengguna mobil, bisa melalui Tol Cibubur. Jalur yang harus dilewati adalah dari Tol Cibubur, lalu lanjutkan sampai Gunung Putri, dan sampailah di Jonggol. Teruskan perjalanan sampai wilayah Sukamakmur dan tembus ke Desa Wargajaya. sampailah kalian di Curug Cipamingkis (Sebaiknya gunakan applikasi Gmaps untuk mempermudah kalian).
Atau alternatif lain bisa keluar Tol Jagorawi Citeureup, belok kiri arah Citeureup kemudian lanjutkan ke arah Jl. Raya Tajur Leuwibilik, teruskan sampai wilayah Sukamakmur dan tembus ke Desa Margajaya. Sampaillah kalian di Curug Cipamingkis (menggunakan Gmaps dapat mempermudah kalian lho).

Bekasi
Ada 3 pilihan jalur jika kalian melalui rute bekasi :
1. Tol Jagorawi
Perjalanan dimulai dengan menuju tol JORR hingga pintu keluar wilayah Gunung Putri. Kemudian belok kanan ke arah Mayor Oking. Sampai di pertigaan sebelum pasar baru Citeureup, pilih jalur menuju Cibadak. Kalian akan tembur di pertigaan Pasar Sukamakmur, Jonggol. Sampai tiba di jalan Kp. Ciherang dan bertemu rumah makan Banoyaya, Terakhir ikuti petunjuk arah sampai tujuan.

2. Tol Jakarta-Cikampek
Jika kalian memilih Tol Jakarta-Cikampek, arahkan perjalanan kalian menuju pintu exit ke arah Lemahabang. Lanjutkan sampai menemukan Polsek Cikarang Selatan. Teruskan sampai melewati Celection Blue Cikarang, belok ke kiri, lalu kekanan menuju Pasar Cibarusah. Pilihlah jalur sebelah kiri menuju Jonggol sampai kalian melintas Pasar Baru Jonggol. kalian akan sampai di Alun-alun Jonggol, kemudian belok kiri hingga pertigaan ke jalan Kp. Danas. Lanjutkan kembali seperti petunjuk sebelumnya.

3. Jalan Raya Narogong
Patokan kalian adalah Taman Mekarsari, setelah melewati tempat tersebut arahkan kendaraan kalian menuju Jonggol. Jalur selanjutnya sama dengan rute melalui Tol Jakarta-Cikampek.

Bogor 
Jika kalian menggunakan jalur Bogor sangatlah mudah, dari arah Bogor, jaraknya hanya sekitar 40km. Dengan melewati Bogor - Sentul - Citeureup - Sukamakmur - Desa Margajaya - Curug Cipamingkis.

Cianjur
Jika kalian dari Cianjur, lintasi jalur Istana Cipanas. Kemudian perjalanan dilanjutkan sampai Polsek Pacet dan belok kanan. kalian akan bertemu dengan jalan yang bentuknya cagak tiga. Ambil jalur di sisi jalan Puncak Dua. Teruskan sampai melewati SMP 3 Cipanas. Ikuti jalan dan lihat petunjuk arah hingga melintasi Curug Arca. Lalu tinggal belok kiri dari pertigaan dan sampai lah kalian di Curug Cipamingkis.
Pengalaman saya, menggunakan jalur cariu, jonggol, rute terbaik menurut saya. Untuk sampai ke lokasi disarankan menggunakan sepeda motor, dikarenakan melihat kondisi jalan menuju ke lokasi tidak terlalu bagus dan jalan yang menanjak. Dengan sepeda motor waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari
Cariu, Jonggol.

Lokasi Curug Cipamingkis : berlokasi di Jonggol, Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur
Kabupaten Bogor - Jawa Barat 16830.

Wahana Curug Cipamingkis
Mungkin kalian berpikir hanya ada curug (air terjun) aja kan. Eitss, kalian salah banget. Di area Curug Cipamingkis banyak sekali tempat bermain anak. Seperti, kolam renang dewasa, kolam renang anak, spot foto, terapi ikan, jalur trekking, dan jembatan gantung yang dikhususkan untuk memanjakan para wisata yang datang kesana.

Kolam renang Dewasa | Dok. Pribadi

Outbound - Jembatan Gatung | Dok. Pribadi


Kolam renang Anak | Dok. Pribadi




























Fasilitas Curug Cipamingkis
Fasilitas yang lengkap sudah mendukung tempat wisata alam ini. Seperti area parkir, toilet, dan mushola tersedia dan sangat bersih. Teruntuk kamar kecil, kondisi bersih dan airnya jernih. jadi tidak perlu takut lagi akan kondisi pendukung ini.
Jika kalian bermalam disana tidak perlu khawatir, di area Curug Cipamingkis menyediakan penginapan mulai dari Camping Ground, sampai Villa. Villa tersedia juga unik-unik sekali, mereka menggunakan konsep jawa yang berbahan kayu. seperti Villa Segitiga dan Villa Jawa Bambu.
Contoh Villa Segitiga | Dok. Pribadi
Harga yang ditawarkan bervariasi dan masuk akal menurut saya. Jika kalian berkunjung ramean akan lebih murah untuk harga villa permalemnya. Harga dimulai Rp 500.000,- s.d Rp 3.000.000,- / malam. Atau kalian bisa menggunakan Camping Ground yang free sudah include oleh tiket masuk.

Lapar ? tidak perlu khawatir, banyak warung makanan yang tersedia disana.
Harga nya ? wah, untuk harga sangat terjakau.
pengurus tempat wisata ini juga menyediakan pusat kesehatan, tim medis sengaja disedia untuk mengatasi masalah kesehatan dan kecelakaan yang tidak diingikan.


Jam operasional & Tiket
Berikut jam operasional dan harga tiket masuk :
1. Harga tiket : Weekday : Rp 35.000/orang
                                 Weekend : Rp. 40.000/orang
                                 Mancanegara : Rp 50.000/orang
Include semua wahana diluar pesona air terjun.
2. Parkir kendaraan : Rp 5.000/motor - Rp. 10.000/mobil
3. Jam buka : 08.00 s.d 18.00 Wib
Bagaimana, masih penasaran dengan curug yang sedang hip banget untuk pencinta alam. Semoga informasi ini bermanfaat. btw, harga sewaktu-waktu dapat berubah ya buba. Ingat, kemana pun tetap mengikuti Protokol Kesehatan yang sudah diinformasikan oleh pemerintah ya buba.







Let's be friends !
See you on the next blogpost




Continue reading Curug Cipamingkis, Pemikat Jodoh